#Tanah Subur
Peristiwa itu bahkan sudah hilang dalam kepala Ika, hingga pada akhirnya Ika memiliki 2 pasang orang tua yaitu orang tua kandung dan orang tua angkat. Ternyata menyesuaikan diri dengan 4 orang tua yang memiliki sifat masing-masing sangatlah sulit bahkan terkadang membuat Ika bingung dan terjebak dalam kondisi ini. Hal yang tidak disadari oleh para orangtua Ika adalah Ika sudah berprosesmenjadi remaja berumur 12 tahun. Ada yang lain dalam diri Ika dibandingkan dengan teman-teman perempuannya, hal ini belum disadari oleh orangtuanya. Gadis dengan potongan rambut pendek, pandangan lurus ke depan, berpenampilan cuek,dan bahkan dia tidak takut terhadap lelaki, siapa pun itu. Ia merasa kalau ia benar untuk apa merasa takut. Itu baru awalnya dan dianggap wajar oleh orang tuanya.
Pada awal masuk sekolah menengah pertama saja ia sudah berkelahi dengan teman baru sekelasnya yang bahkan dia pun belum kenal dengan anak itu. Baginya hal terpenting adalah keberanian, tekad keras, kejujuran dan kebenaran. Ia tidak silau dengan harta, ketampanan, atau bahkan jabatan. Siapapun dia kalau orang tersebut salah pasti dia akan dengan lantang mengeluarkan kata "TIDAK" dan "JANGAN". Ia paling tidak suka ada orang yang mengusiknya atau mengganggu orang lain. Saat itu ia melihat teman sekelasnya (baca: belum berkenalan diganggu oleh anak lelaki, tanpa basa basi si Ika langsung saja melawan.
Anak cowo : Eh lo minggir sana gw mau duduk disini!! -sambil berteriak dan melotot-
Anak cewe : lho kan gw duluan yang duduk disini
Anak cowo : -sambil menendang kursi- gw bilang pergi!!!!
Ika : Eh lo anak songong yang gw ga tau namanya,,,bisa diem ga sih, kalo bukan lo duluan yang duduk disitu kenapa lo yang sewot ga usah sok nakut2tin orang deh lo, banci banget beraninya ama cewe.-dengan tampang innocent dan tanpa melirik ke anak cowo tersebut-
Anak cowo : eh ngapain lo ikut campur urusan orang, urus aja urusan lo sendiri. Lo ga tau siapa gw, gw orang Desa Tanah Seberang yang terkenal dengan anak-anak yang jago berantem
Ika : Trus masalah buat gw kalo lo anak Desa Tanah Seberang. Buka mata lo SMP ini itu ada di Desa gw lo mau bertingkah kaya apa hati2 aja. Males banget gw ikut campur urusan lo, lo pkir elo siapa? Ga usah sok deh lo, suara elo itu berisik dan kedengeran ama gw dan itu ngeganggu gw, jad lo mest berurusan ama gw.
Anak cowo : Sialan lo awas ya lain kali -sambil ngeloyor pergi ninggalin yang dgangguin-
Sejak saat itulah Ika terkenal sekali sebagai anak yang tomboi dan dpandang. Tidak berhenti sampai disitu dia juga sering berantem dengan anak cowo bahkan seniornya. Dia ikut pencak silat sebagai eks skullnya... Disitulah kisah cnta Ika dimulai....
bersambung....